Film Miracle In Cell No. 7 yang di-Remake ke versi Indonesia
Hei.. hei sahabat seumdwa kali ini min seumdwa bagiin cerita dari film mengharukan miracle in cell no 7 tapi eiittss... jangan salah ini di buat versi indonesia nya loh simak ya..
Film Korea Miracle In Cell No. 7 diadaptasi ke versi Indonesia. Film yang diangkat berdasarkan kisah nyata menjadi salah satu film yang paling dinantikan tahun 2020 ini.
Disutradarai oleh Hanung Bramantyo, film ‘Miracle in Cell No. 7’ versi Indonesia ini akan memberikan nuansa yang sedikit berbeda dari versi aslinya, mulai dari perbedaan iklim, sistem hukum, latar tempat, hingga terdapat adegan laga.
Lantas bagaimana jalan cerita film Miracle in Cell No.7 versi Korea arahan sutradara Lee Hwan Kyung? Berikut ulasannya!
Film ini menceritakan kisah Lee Yong Goo (Ryoo Seung Ryong), seorang ayah yang memiliki keterbelakangan mental. Yong Goo hidup bersama anak perempuan bernama Ye Sung yang diperankan oleh Kal So Won (Ye Sung kecil).
Di tengah keterbatasan ekonomi, Ye Sung mendambakan sebuah tas bergambar karakter Sailor Moon berwarna kuning. Mereka pun selalu melewati toko yang menjual tas tersebut. Sesekali mereka melihat dari balik kaca toko berharap bisa segera membeli tas tersebut.
Harapan itu mulai menemukan secercah harapan kala Yong Goo mendapatkan gaji dari bekerja sebagai tukang parkir. Ia lantas bergegas mendatangi toko tersebut untuk membelikan hadiah sang putri.
Namun, ia harus kecewa karena sesampainya di toko tas itu telah dimiliki oleh anak dari seorang komisaris polisi. Yong Goo kemudian membujuk anak tersebut untuk menjual tas itu kepada Ye Sung. Namun, anak itu menolak dan enggan memberikannya.
Selang beberapa hari, anak komisaris polisi itu menemui Yong Goo dan memberitahu ada toko lain yang menjual tas yang sama. Mereka kemudian bergegas menuju toko tersebut.
Sayangnya, kejadian buruk terjadi. Dalam perjalanan anak perempuan itu jatuh tergelincir di salju hingga meninggal dunia.
Yong Goo lantas dituduh melakukan penculikan, kekerasan seksual, hingga pembunuhan. Ia kemudian dijebloskan ke penjara dengan nomor sel 7 yang memiliki tingkat keamanan tinggi.
Atas insisden tersebut, eduanya pun hidup terpisah. Sementara itu, ekan-rekan satu sel Yong Goo membantunya untuk menyusupkan putri kecilnya ke dalam penjara untuk melepas rindu.
Beberapa tahun berlalu, Ye Sung yang sudah dewasa kemudian melakukan aksi balas dendam untuk mengungkap kebenaran. Diperankan oleh Park Shin Hye, Ye Sung mengupayakan berbagai cara untuk membuktikan sang ayah tak bersalah.
Ye Sung akhirnya berhasil membuktikan bahwa tuduhan yang selama ini didakwakan pada ayahnya adalah kesalahpahaman belaka.
Sebelum diadaptasi menjadi film Indonesia, film ini pernah dibuat dalam versi Kanada, India, Turki, hingga Fillipina.
Dalam versi Indonesia, para pemain pun sudah diumumkan, mulai dari Vino G. Bastian, Tora Sudiro, Indra Warkop, Denny Sumargo, Rigen Rakelna, Indra Jegel, Bryan Domani, Graceilla Abigail, hingga Mawar De Jongh.

Comments
Post a Comment